<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>situs berita katolik / media katolik/ bulir kasih</title>
	<atom:link href="http://www.bulirkasih.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bulirkasih.com</link>
	<description>Media informasi seputar Gereja, umat katolik, jemaat, injili, liturgi, karismatik, pendalaman  injil, kesaksian, renungan, yesus kristus, dan warta gembala baik</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Mar 2010 16:51:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>India: Para Uskup Menolak Pemberlakuan Hukum Anti-Hujatan</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/india-para-uskup-menolak-pemberlakuan-hukum-anti-hujatan</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/india-para-uskup-menolak-pemberlakuan-hukum-anti-hujatan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 16:51:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kawat dari Roma]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Hati Kudus Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Kristus]]></category>
		<category><![CDATA[uskup]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Bulir Kasih-Situs Berita Katolik
 
Baru-baru ini di India terjadi penghujatan terhadap gambar Yesus yang tersebar pada poster dan cover buku sekolah yang beredar di India. Terkait dengan hal ini Uskup Katolik di India menyatakan keprihatinan terhadap penghinaan gambar Yesus tersebut. Namun demikian, mereka berkata bahwa mereka tidak ingin hukum anti penghujatan diberlakukan.
Dalam sebuah pernyataan Konferensi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bulir Kasih-Situs Berita Katolik</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Baru-baru ini di India terjadi penghujatan terhadap gambar <strong>Yesus</strong> yang tersebar pada poster dan cover buku sekolah yang beredar di India. Terkait dengan hal ini <strong>Uskup Katolik</strong> di India menyatakan keprihatinan terhadap penghinaan gambar Yesus tersebut. Namun demikian, mereka berkata bahwa mereka tidak ingin hukum anti penghujatan diberlakukan.</p>
<p>Dalam sebuah pernyataan Konferensi Uskup mengatakan: &#8220;Kami sangat tersinggung dengan penghujatan terhadap gambar <strong>Kristus</strong> yang digunakan pada buku-buku sekolah dan poster-poster. Kami merasa sedih dan marah untuk tindakan penistaan tersebut. Kami mendukung tindakan hukum yang diambil oleh pemerintah di negara bagian Meghalaya dan Punjab, terhadap para pelaku. Kami memohon kepada pemerintah pusat, meminta agar pemerintah mempromosikan, melindungi, dan memperjuangkan penghormatan terhadap simbol-simbol keagamaan dari semua komunitas penganut agama di seluruh India. &#8221;</p>
<p><a href="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/03/berita-katolik-bulir-kasih-penghujatan-terhadap-gambar-Yesus-di-India.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-457" title="berita katolik bulir kasih-penghujatan terhadap gambar Yesus di India" src="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/03/berita-katolik-bulir-kasih-penghujatan-terhadap-gambar-Yesus-di-India.jpg" alt="" width="226" height="170" /></a>Gambar tersebut menampilkan Yesus memegang rokok di tangan kanannya dan botol bir di tangan kirinya. Gambar <strong>Hati Kudus Yesus</strong> tersebut dicetak pada cover buku-buku sekolah. Hal ini membuat para orang tua dan pengajar terkejut melihat gambar tersebut, dan beberapa sekolah “dengan segera” menarik buku tersebut.</p>
<p>Para Uskup di India telah menyambut baik penarikan buku tersebut dari sekolah-sekolah di India dan proses hukum yang diprakarsai oleh negara bagian Megahalaya (timur laut India) terhadap penerbit, dan juga tindakan yang dilakukan orang-orang dari negara bagian Punjab (barat laut India) terhadap kelompok-kelompok yang telah mencetak dan mendistribusikan poster yang berisikan penghujatan terhadap gambar  Yesus.</p>
<p>Para Uskup menyambut permintaan maaf secara terbuka pada umum yang dikeluarkan oleh penerbit, Skyline Publications (yang menyatakan bahwa hal tersebut merupakan &#8220;kelalaian dan <em>human error</em>&#8221; dalam tata letak teks) dan mengekspresikan harapan mereka bahwa insiden seperti itu tidak akan terjadi lagi di masa depan, dalam setiap publikasi manapun yang beredar di negara tersebut.</p>
<p>Namun, sebuah berita menyatakan bahwa negara bagian Meghalaya sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan sebuah &#8220;undang-undang anti-hujatan,&#8221; Gereja India secara terbuka menunjukkan ketidaksetujuannya, mencatat bahwa hal itu sudah ada dalam KUHP India, dalam sebuah klausul tentang hukuman bagi mereka yang &#8220;melukai sentimen keagamaan orang&#8221;. Selain itu, mereka juga menambahkan, jenis hukum ini akan terbuka untuk kemudian terdistorsi dan termanipulasi oleh kelompok-kelompok fundamentalis (seperti terjadi di negara tetangga Pakistan), yang tidak mau menggunakannya untuk mencari kebaikan para penganut kepercayaan.</p>
<p>Foto: cathnewsindia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/india-para-uskup-menolak-pemberlakuan-hukum-anti-hujatan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masa Tahanan Selesai, Pembunuh Paus Akan Hadapi Wajib Militer</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/masa-tahanan-selesai-pembunuh-paus-akan-hadapi-wajib-militer</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/masa-tahanan-selesai-pembunuh-paus-akan-hadapi-wajib-militer#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 07:36:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kawat dari Roma]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Kristus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Yohanes Paulus II]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[
Situs Berita Katolik-Bulir Kasih
 
TURKI-Mehmet Ali Agca, seorang yang mencoba melakukan pembunuhan kepada Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1981, telah dibebaskan dari penjara Turki. Setelah Agca menjalani 19 tahun hukuman penjara di Italia dengan tuduhan percobaan pembunuhan, ia juga menjalani 10 tahun hukuman penjara di Turki atas pembunuhan seorang jurnalis.
Motif yang digunakan Agca dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/berita-katolik-bulir-kasih-pembunuh-paus-dibebaskan-dari-penjara-turki.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-453" title="berita katolik bulir kasih-pembunuh paus dibebaskan dari penjara turki" src="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/berita-katolik-bulir-kasih-pembunuh-paus-dibebaskan-dari-penjara-turki.jpg" alt="" width="298" height="350" /></a></strong></p>
<p><strong>Situs Berita Katolik-Bulir Kasih</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>TURKI-Mehmet Ali Agca, seorang yang mencoba melakukan pembunuhan kepada <strong>Paus Yohanes Paulus II </strong>pada tahun 1981, telah dibebaskan dari penjara Turki. Setelah Agca menjalani 19 tahun hukuman penjara di Italia dengan tuduhan percobaan pembunuhan, ia juga menjalani 10 tahun hukuman penjara di Turki atas pembunuhan seorang jurnalis.</p>
<p>Motif yang digunakan Agca dalam usaha pembunuhan Paus masih menjadi misteri. Walaupun ketika ia ditangkap, ia mengatakan bahwa ia bertindak sendirian.</p>
<p>Pada tahun 1983, setelah percobaan pembunuhan tersebut, Yohanes Paulus menemui Agca dan menyatakan bahwa dia telah memaafkan pria yang mencoba membunuhnya tersebut.</p>
<p>Beberapa kali kesehatan mental Agca dipertanyakan. Hal ini berdasarkan seringnya ledakan dan pernyataan yang dilontarkannya bahwa dia adalah seorang mesias baru.</p>
<p>Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada pembebasannya, ia berkata: &#8220;Saya menyatakan akhir dunia. Seluruh dunia akan dihancurkan pada abad ini. Setiap manusia akan mati dalam abad ini &#8230; Aku adalah <strong>Kristus</strong> yang kekal.&#8221;</p>
<p>Media Turki mengatakan Agca sekarang untuk dibawa ke fasilitas militer dan kemudian ke rumah sakit yang akan dinilai untuk wajib militer.</p>
<p>Agca telah dibawa ke sebuah akademi militer untuk dilakukan evaluasi terhadap kesiapannya menghadapi wajib militer. Namun, pengacara Agca mengatakan kliennya kaget dan kecewa saat tahu dirinya akan ikut wajib militer. Agca menyatakan lewat pengacaranya bahwa memanggul senjata bertentangan dengan keyakinan agama dan filsafat. Dan juga ada kesulitan dalam melindungi hidup Agca di tengah banyak orang yang memegang senjata. (BBC/foto: msnmedia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/masa-tahanan-selesai-pembunuh-paus-akan-hadapi-wajib-militer/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gereja di Haiti Hancur, Imam Paroki di AS Galang Bantuan</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/bantuan-caritas-tiba-di-haiti-pastor-as-kembali-lakukan-pengumpulan-kedua</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/bantuan-caritas-tiba-di-haiti-pastor-as-kembali-lakukan-pengumpulan-kedua#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 03:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kawat dari Roma]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Haiti]]></category>
		<category><![CDATA[Kardinal]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Agung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=447</guid>
		<description><![CDATA[
Situs Berita Katolik-Bulir Kasih
 
AS-Caritas, konsorsium internasional yang terdiri atas badan pemberi bantuan Katolik, menawarkan pertolongan pertama dan mendistribusikan tenda dan selimut untuk para korban gempa bumi besar di Haiti. &#8220;Kebutuhan adalah untuk tenda untuk tempat penampungan sementara, selimut, pakaian, air bersih, makanan, dukungan psikologis, bahan-bahan pertolongan pertama, obat-obatan, senter dan baterai,&#8221; kata Kepala Keadaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/berita-katolik-bulir-kasih-caritas-kembali-kumpulkan-bantuan-untuk-korban-gempa-haiti.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-448" title="berita katolik bulir kasih-caritas kembali kumpulkan bantuan untuk korban gempa haiti" src="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/berita-katolik-bulir-kasih-caritas-kembali-kumpulkan-bantuan-untuk-korban-gempa-haiti.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></strong></p>
<p><strong>Situs Berita Katolik-Bulir Kasih</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>AS-Caritas, konsorsium internasional yang terdiri atas badan pemberi bantuan <strong>Katolik</strong>, menawarkan pertolongan pertama dan mendistribusikan tenda dan selimut untuk para korban gempa bumi besar di Haiti. &#8220;Kebutuhan adalah untuk tenda untuk tempat penampungan sementara, selimut, pakaian, air bersih, makanan, dukungan psikologis, bahan-bahan pertolongan pertama, obat-obatan, senter dan baterai,&#8221; kata Kepala Keadaan Darurat Caritas  Haiti, Yusuf Jonidès Villarson. &#8220;Jalan-jalan dan tempat-tempat umum penuh dengan orang-orang yang kebingungan. Kami takut kekerasan akan terjadi jika situasi terus berlanjut. Penjarahan sudah mulai terjadi. Dan, sangat sedikit terlihat kehadiran polisi di sini. &#8221;</p>
<p><strong>Kardinal Francis George,</strong> kepala Konferensi Uskup Katolik Amerika Serikat, dan <strong>Uskup</strong> <strong>Agung</strong> Timotius Dolan, ketua dewan Catholic Relief Services, telah meminta para imam AS untuk melakukan pengumpulan bantuan yang kedua di paroki-paroki akhir pekan ini untuk &#8220;merespon kebutuhan darurat seperti kebutuhan seperti air, makanan, tempat tinggal dan perawatan medis, serta kebutuhan jangka panjang untuk membangun kembali setelah kehancuran yang meluas, dan kebutuhan rekonstruksi pastoral dan <strong>Gereja </strong>di <strong>Haiti. </strong>&#8221;<br />
Kardinal Francis George, kepala Konferensi Uskup Katolik Amerika Serikat, dan Uskup Agung Timotius Dolan, ketua dewan Catholic Relief Services, telah meminta para imam AS untuk melakukan pengumpulan bantuan yang kedua di paroki-paroki akhir pekan ini untuk &#8220;merespon kebutuhan darurat seperti kebutuhan seperti air, makanan, tempat tinggal dan perawatan medis, serta kebutuhan jangka panjang untuk membangun kembali setelah kehancuran yang meluas, dan kebutuhan rekonstruksi pastoral dan Gereja di Haiti. &#8220;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/bantuan-caritas-tiba-di-haiti-pastor-as-kembali-lakukan-pengumpulan-kedua/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fransiskan dan Dominikan, Membawa Pembaruan Pada Gereja Abad ke-13</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/fransiskan-dan-dominikan-membawa-pembaruan-pada-gereja-abad-ke-13</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/fransiskan-dan-dominikan-membawa-pembaruan-pada-gereja-abad-ke-13#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 07:53:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kawat dari Roma]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Dominikan]]></category>
		<category><![CDATA[Fransiskan]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Ordo Mendicant]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Benediktus XVI]]></category>
		<category><![CDATA[santo]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Katolik.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[
Situs Berita Katolik-Bulir Kasih
VATIKAN-Dalam audiensi publik mingguannya pada 13 Januari kemarin, Paus Benediktus XVI berbicara tentang pengaruh ordo mendicant yang muncul pada abad ke-13, khususnya Fransiskan dan Dominikan. Pendiri mereka, Santo Fransiskus dan Santo Dominikus, memprakarsai sebuah &#8220;pembaruan eklesial yang stabil dan mendalam&#8221;, Paus mengatakan kepada para pendengarnya di aula Paulus VI, Vatikan.
St.Fransiskus dan St. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/berita-katolik-bulir-kasih-kehidupan-ordo-mendicant-membawa-pembaruan-atas-kehidupan-gereja-umat-katolik-abad-13-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-443" title="berita katolik bulir kasih-kehidupan ordo mendicant membawa pembaruan atas kehidupan gereja umat katolik abad 13 " src="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/berita-katolik-bulir-kasih-kehidupan-ordo-mendicant-membawa-pembaruan-atas-kehidupan-gereja-umat-katolik-abad-13-3.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></strong></p>
<p><strong>Situs Berita Katolik-Bulir Kasih</strong></p>
<p>VATIKAN-Dalam audiensi publik mingguannya pada 13 Januari kemarin, Paus Benediktus XVI berbicara tentang pengaruh <strong>ordo mendicant</strong> yang muncul pada abad ke-13, khususnya <strong>Fransiskan</strong> dan <strong>Dominikan</strong>. Pendiri mereka, <strong>Santo Fransiskus</strong> dan <strong>Santo Dominikus</strong>, memprakarsai sebuah &#8220;pembaruan eklesial yang stabil dan mendalam&#8221;, Paus mengatakan kepada para pendengarnya di aula Paulus VI, Vatikan.</p>
<p>St.Fransiskus dan St. Dominikus dikatakan <strong>Paus</strong> &#8220;mampu membaca tanda-tanda zaman&#8221;. Gereja membutuhkan reformasi sejati, karena gerakan yang sesat pada waktu itu, yaitu Albigensians dan Cathar, sedang memanfaatkan &#8220;kekacauan yang benar-benar ada di dalam Gereja,&#8221; tambahnya. Ordo mendicant menunjukkan bahwa <strong>umat Katolik</strong> dapat meninggalkan harta benda, tidak seperti yang dlakukan oleh penganut sekte tersebut, &#8220;tanpa memisahkan diri dari Gereja.&#8221; Sebaliknya, perintah agama membuat poin spesial atas menjadi &#8220;bersatu dalam ketaatan penuh terhadap ajaran dan otoritas <strong>Gereja</strong>.&#8221;</p>
<p>Dunia modern seharusnya mendapatkan keuntungan dari contoh reformis keagamaan ini, ujar Paus kepada para umat yang hadir. Dia menjelaskan: &#8220;Hari ini juga, meskipun kita hidup dalam masyarakat di mana &#8216;memiliki&#8217; sering menang atas &#8216;menjadi,&#8217; kita masih mau menerima teladan kemiskinan dan solidaritas.&#8221; Sama seperti Fransiskan dan Dominikan yang membantu membawa pembaharuan ke dalam masyarakat Kristen abad ke-13, begitu juga kerasulan Kristen dapat melakukan hal yang sama pada masa kini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/fransiskan-dan-dominikan-membawa-pembaruan-pada-gereja-abad-ke-13/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Empat Gereja di Malaysia Diserang Bom Setelah Dimenangkannya Kasus Herald</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/empat-gereja-di-malaysia-diserang-bom-setelah-dimenangkannya-kasus-herald</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/empat-gereja-di-malaysia-diserang-bom-setelah-dimenangkannya-kasus-herald#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 03:32:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kontroversi]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[
Situs Berita Katolik-Bulir Kasih 
MALAYSIA-Jumat kemarin, sejumlah protes dan empat serangan pembakaran terhadap gereja-gereja Kristen terjadi di Malaysia. Tampaknya peristiwa ini dipicu oleh putusan pengadilan yang memungkinkan orang Kristen untuk menggunakan kata Allah.
Polisi di Malaysia meningkatkan patroli di sekitar wilayah gereja-gereja, dan komunitas-komunitas Kristen mempekerjakan penjaga keamanan, setelah bom bensin dilemparkan di empat gereja di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/berita-katolik-bulir-kasih-pembakaran-gereja-umat-katolik-akibat-kasus-the-herald.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-401" title="berita katolik bulir kasih-pembakaran gereja umat katolik akibat kasus the herald" src="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/berita-katolik-bulir-kasih-pembakaran-gereja-umat-katolik-akibat-kasus-the-herald.jpg" alt="" width="300" height="206" /></a></strong></p>
<p><strong>Situs Berita Katolik-Bulir Kasih </strong></p>
<p>MALAYSIA-Jumat kemarin, sejumlah protes dan empat serangan pembakaran terhadap gereja-gereja <strong>Kristen</strong> terjadi di Malaysia. Tampaknya peristiwa ini dipicu oleh putusan pengadilan yang memungkinkan orang Kristen untuk menggunakan kata <strong>Allah</strong>.</p>
<p>Polisi di Malaysia meningkatkan patroli di sekitar wilayah gereja-gereja, dan komunitas-komunitas Kristen mempekerjakan penjaga keamanan, setelah bom bensin dilemparkan di empat gereja di ibukota Kuala Lumpur dan sekitarnya, sebagian bom tersebut menghancurkan salah satu <strong>gereja</strong>.</p>
<p>Beberapa jam kemudian, para pengkotbah umat Islam menggunakan salat Jumat untuk menyatakan penolakan terhadap putusan pengadilan yang akan memungkinkan penggunaan &#8220;Allah&#8221; sebagai istilah bahasa Malaysia untuk Tuhan-nya orang Kristen.</p>
<p>&#8220;Kami tidak akan membiarkan kata Allah ditulis dalam gereja,&#8221; kata salah satu pembicara di masjid Kampung Bahru di pusat Kuala Lumpur. Para pengunjuk rasa membawa poster yang berbunyi &#8220;Bidah itu muncul dari kata-kata yang salah digunakan&#8221; dan &#8220;Allah hanya untuk kita&#8221;.</p>
<p>Kata Allah telah digunakan selama berabad-abad di <strong>Malaysia</strong>, begitu juga oleh orang Kristen di Mesir, Suriah, Libanon dan Indonesia sebagai padanan dari kata Inggris God. Tetapi banyak umat Islam Malaysia, yang merupakan 60 persen dari populasi, mengatakan bahwa Allah hanya boleh digunakan untuk merujuk secara eksklusif kepada Tuhan-nya orang Islam dan penggunaannya dalam konteks <strong>Alkitab</strong> mendorong konversi ke Kristen, yang merupakan sebuah kejahatan di bawah hukum negara Islam.</p>
<p>The Herald, sebuah surat kabar Katolik di Malaysia, telah memenangkan banding beberapa hari lalu melawan pemerintah yang melarang penggunaan kata Allah oleh non-Muslim. Putusan tersebut telah ditangguhkan dalam mengantisipasi banding oleh Pemerintah, namun hal ini telah menimbulkan kemarahan umat Islam di sebuah negara dengan ketakutan tertentu atas konfrontasi etnis dan rasial.</p>
<p>Serangan di pagi buta telah menghancurkan lantai pertama kantor berlantai tiga Gereja Tabernakel Metro, meskipun begitu ruang ibadah itu sendiri tidak mengalami kerusakan dan tidak ada yang terluka. Bom bensin juga dilemparkan pada tiga gereja-gereja lain, salah satunya adalah gereja Katolik, di kota yang berdekatan dengan Petaling Jaya, tetapi hanya menyebabkan kerusakan kecil.</p>
<p>&#8220;Ada saksi mata yang melaporkan telah melihat dua orang dengan sepeda motor datang dekat pintu masuk dan melempar sesuatu ke dalam yang kelihatan seperti bom bensin,&#8221; Kevin Ang, juru bicara Gereja Tabernakel Metro mengatakan. &#8220;Gereja kami 90 persen hancur.&#8221;</p>
<p>Musa Hassan, Inspektur Jenderal polisi Malaysia mengatakan, sejak semalam sebelumnya, ia telah menginstruksikan semua mobil patroli untuk mengawasi semua area gereja. “Kami memantau semua gereja,” katanya.</p>
<p>Pada Kamis, website peradilan Malaysia diserang oleh seorang hacker dengan nama samaran “Brainwash” yang meninggalkan pesan ancaman yang tampaknya terkait dengan putusan pengadilan. Salah satu pesannya berbunyi &#8220;Allah hanya terbatas untuk Muslim.&#8221;</p>
<p>Karena putusan pengadilan pada Malam Tahun Baru, situs Herald, surat kabar Katolik terbesar di negara itu, juga telah diserang dengan kata-kata yang tidak senonoh oleh hacker.</p>
<p>Pengikut Islam membentuk mayoritas kecil di Malaysia yang berpenduduk 28 juta orang, dan di sepanjang sejarah pendek kemerdekaan negara tersebut, para pemerintahnya harus berjuang untuk menguasai ketegangan antara Muslim Melayu, dan negara yang besar populasi Cina dan India, yang beragama Kristen, Hindu dan Budha. Sebagian besar pembaca Herald adalah orang-orang suku yang beragama Kristen di negara Malaysia, yaitu di Sarawak dan Sabah yang ada di Pulau Kalimantan.</p>
<p>Setelah kekerasan kerusuhan anti-Cina pada tahun 1969, negara menerapkan kebijakan diskriminasi positif dalam mendukung Melayu, yang berjalan untuk menahan ketegangan tetapi juga telah menimbulkan kebencian di antara India dan Cina. Syariah, yang berlaku hanya untuk umat Islam, melarang konversi dan mandat hukuman kejam untuk kejahatan keagamaan, termasuk di dalamnya hukum cambuk bagi mereka yang tertangkap mengkonsumsi alkohol.</p>
<p>&#8220;Ini seharusnya tidak boleh menjadi perhatian utama karena beberapa orang telah mendapat gagasan bahwa kita berada di luar untuk mengubah [muslim], tetapi tidak sama sekali, tidak ada keraguan,&#8221; ujar editor Herald, Pastor Lawrence Andrew.</p>
<p>&#8220;Kami percaya tindakan ini untuk menciptakan iklim ketakutan dan dianggap ancaman terhadap keamanan nasional sehingga menjadi tekanan di pengadilan untuk membalikkan keputusannya.&#8221; (RLP/Tm)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/empat-gereja-di-malaysia-diserang-bom-setelah-dimenangkannya-kasus-herald/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uskup Underground Xiwanzi Meninggal, Pemakaman Hanya Boleh Dihadiri Tiga Pastor</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/uskup-underground-xiwanzi-meninggal-pemakaman-hanya-boleh-dihadiri-tiga-pastor</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/uskup-underground-xiwanzi-meninggal-pemakaman-hanya-boleh-dihadiri-tiga-pastor#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 09:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gembala Baik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Imam]]></category>
		<category><![CDATA[Misa Pemakaman]]></category>
		<category><![CDATA[pastor]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Katolik.]]></category>
		<category><![CDATA[uskup]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Koajutor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[Situs Berita Katolik-Bulir Kasih
Walaupun daerah Xiwanzi diselimuti salju tebal, ribuan umat katolik berharap dapat menghadiri pemakaman Uskup Leo Yao Liang. Sayangnya, pemerintah melarang dipertunjukkannnya Episkopal insignia milik uskup tersebut, melarang penerbitan berita kematiannya dan hanya memperbolehkan tiga imam untuk menghadiri upacara pemakaman. Pada tahun 2009, 7 Cina uskup meninggal. Sekarang ini, di Cina hanya  tinggal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/CHINA_Msgr_YaoLiang.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-396" title="berita katolik bulir kasih-umat katolik Cina berkabung atas meninggalnya Uskup Yao" src="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/CHINA_Msgr_YaoLiang.jpg" alt="" width="233" height="324" /></a>Situs Berita Katolik-Bulir Kasih</strong><br />
<em>Walaupun daerah Xiwanzi diselimuti salju tebal, ribuan umat katolik berharap dapat menghadiri pemakaman Uskup Leo Yao Liang. Sayangnya, pemerintah melarang dipertunjukkannnya Episkopal insignia milik uskup tersebut, melarang penerbitan berita kematiannya dan hanya memperbolehkan tiga imam untuk menghadiri upacara pemakaman. </em><em>Pada tahun 2009, 7 Cina uskup meninggal. Sekarang ini, di Cina hanya  tinggal 94 pastor. </em><em><br />
</em><br />
BEIJING- <strong>Uskup Koajutor Leo Yao Liang </strong>dari Xiwanzi, provinsi Hebei, meninggal di rumah sakit 30 Desember  pada usia 86, hampir satu tahun setelah ia dibebaskan dari penahanan 30-bulan. Pihak berwenang kemudian memperketat keamanan menjelang pemakamannya.</p>
<p>Sementara itu, Uskup Hou Jinli 93, sedang sakit, menderita diabetes. Bersama dengan Uskup Leo Yao Liang, kedua pejabat tinggi gereja ini tidak diakui oleh <strong>gereja</strong> terbuka yang diakui pemerintah Cina.</p>
<p>Kematian Uskup Yao menjadikan jumlah uskup di Cina tersisa menjadi 94 uskup yang ada di seluruh daratan Cina. jumlah tersebut merupakan 38 uskup bawah tanah dan 56 dari Gereja resmi, menurut Anthony Lam, peneliti senior dari <em>Holy Spirit Study Centre </em>di Keuskupan Hong Kong. Seperti yang dikatakan Anthony lam dalam AsiaNews, ia menambahkan bahwa sebanyak tujuh uskup di Cina meninggal pada tahun 2009, termasuk di dalamnya tiga dari bawah tanah (termasuk Yao) dan empat dari Gereja resmi.<br />
Meskipun China utara sedang diselimuti salju tebal, ribuan <strong>umat Katolik </strong>setempat berharap bisa menghadiri pemakaman Uskup Yao pada misa di gereja kota Xiwanzi, kabupaten Chongli, provinsi Hebei, tanggal 6 Januari besok. Sumber-sumber setempat mengatakan keamanan publik telah diperketat, mencegah orang dari luar daerah dari menghadiri pemakaman.</p>
<p>Pejabat pemerintah mengakui Uskup Yao hanya sebagai imam dan dengan demikian hanya akan mengizinkan pemakaman yang dilaksanakan sebagai pemakaman untuk seorang imam bukan sebagai seorang uskup. Hanya tiga imam dari keuskupan yang diperbolehkan untuk merayakan <strong>Misa pemakaman</strong>, dan umat Katolik setempat tidak diperbolehkan untuk mengeluarkan obituari prelatus tersebut di Gereja.</p>
<p>Uskup Yao ditahan oleh polisi pada bulan Juli 2006 dan dikembalikan ke gereja pada 25 Januari 2009, pada saat Tahun Baru Cina, setelah 30 bulan penahanan. Sejak saat itu, sang uskup telah berada di bawah pengawasan yang ketat. Uskup Hou di dekat daerah Zhangbei juga turut dimonitor. Meskipun Uskup Yao ini telah mulai membangun sebuah gereja di Xiwanzi, dan baru saja mendirikan sebuah yayasan.</p>
<p>Uskup Yao lahir pada tahun 1923 dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1948 dan secara sembunyi-sembunyi wakil uskup yang ditahbiskan pada tahun 2002. Tubuhnya akan dikuburkan di tempat pemakaman <strong>pastor</strong>, sekitar 10 menit dari gereja Xiwanzi, di mana almarhum Uskup Melchior Kexing Zhang dari Xiwanzi yang meninggal pada tahun 1988, dan imam lainnya dikuburkan.</p>
<p>Setelah Uskup Zhang, Uskup Hou secara sembunyi-sembunyi ditahbiskan menjadi uskup pada tahun 1984. Uskup Hou lahir pada 1916 dan ditahbiskan menjadi <strong>imam</strong> pada tahun 1943. (AN/ Zhen Yuan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/uskup-underground-xiwanzi-meninggal-pemakaman-hanya-boleh-dihadiri-tiga-pastor/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya, Umat Katolik Malaysia Bebas Menggunakan Kata ‘Allah’</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/akhirnya-umat-katolik-malaysia-bebas-menggunakan-kata-%e2%80%98allah%e2%80%99</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/akhirnya-umat-katolik-malaysia-bebas-menggunakan-kata-%e2%80%98allah%e2%80%99#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 15:18:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misionaris]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[pastor]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Katolik.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[Situs Berita Katolik-Bulir Kasih
 
KUALA LUMPUR – Pengadilan tinggi Malaysia pada hari Kamis (31/12) yang lalu memutuskan bahwa surat kabar Katolik memiliki hak untuk menggunakan kata &#8220;Allah&#8221; setelah perselisihan panjang antara pemerintah dan sebuah mingguan di sebuah negara yang mayoritas beragama islam.
Keputusan tersebut kemudian menggulingkan ancaman kontorversial pemerintah Malaysia untuk mencabut izin penerbitan surat kabar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/herald-allah.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-392" title="situs berita katolik bulir kasih-kasus penggunaan kata Allah oleh umat katolik malaysia.jpg" src="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/herald-allah.jpg" alt="" width="500" height="339" /></a>Situs Berita Katolik-Bulir Kasih</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>KUALA LUMPUR – Pengadilan tinggi Malaysia pada hari Kamis (31/12) yang lalu memutuskan bahwa surat kabar <strong>Katolik</strong> memiliki hak untuk menggunakan kata &#8220;<strong>Allah</strong>&#8221; setelah perselisihan panjang antara pemerintah dan sebuah mingguan di sebuah negara yang mayoritas beragama islam.<br />
Keputusan tersebut kemudian menggulingkan ancaman kontorversial pemerintah Malaysia untuk mencabut izin penerbitan surat kabar The Herald di Malaysia.<br />
Dalam persidangan yang penuh sesak tersebut, Hakim Lau Bee Lan mengatakan &#8220;Pemohon memiliki hak konstitusional untuk menggunakan kata &#8216;Allah&#8217;.&#8221; Ia juga menyatakan bahwa larangan pemerintah terhadap penggunaan kata tersebut &#8220;ilegal, batal dan tidak berlaku&#8221;.</p>
<p>Mingguan tersebut menggunakan kata &#8220;Allah&#8221; sebagai terjemahan untuk &#8220;Tuhan&#8221; sebagai bagian dalam bahasa Malaysia, tetapi pemerintah menentang bahwa kata &#8220;Allah&#8221; hanya bisa digunakan oleh umat Islam.</p>
<p>Hakim Lau mengatakan kementrian dalam negeri Malaysia, yang membawahi semua lisensi surat kabar di negara tersebut, telah diperhitungkan atas &#8220;pertimbangan yang tidak relevan&#8221; ketika membuat izin penerbitan koran itu dengan syarat tidak menggunakan kata ‘Allah’.</p>
<p>Hakim Lau mengatakan bahwa hal itu sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa penggunaan kata ‘Allah’ oleh orang Kristen merupakan &#8220;ancaman terhadap keamanan nasional&#8221;.</p>
<p>Editor The Herald, <strong>Pastor Lawrence Andrew</strong>, mengatakan ia senang dengan keputusan tersebut dan surat kabarnya akan menggunakan kata &#8216;Allah&#8217; dalam edisi Minggu mendatang.</p>
<p>&#8220;Hal ini juga berarti bahwa &#8230; iman Kristen dapat melanjutkan untuk menggunakan kata &#8216;Allah&#8217; secara bebas &#8230; tanpa ada campur tangan dari pihak berwenang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, pengacara pihak pemerintah belum memutuskan apakah akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.</p>
<p>The Herald yang dicetak dalam empat bahasa, dengan sirkulasi 14.000 eksemplar seminggu di sebuah negara dengan sekitar 850.000 <strong>umat</strong> <strong>Katolik.</strong></p>
<p>Pengadilan terhadap kasus tersebut terjadi di antara serangkaian perselisihan keagamaan yang telah meledak dalam beberapa tahun terakhir. Keteganan hubungan terjadi antara Muslim Melayu dan etnis minoritas Cina dan India yang takut negara ini menjadi diislamkan.</p>
<p>Agama dan bahasa adalah isu-isu sensitif di Malaysia yang multiras. Sejarah menyatakan Malaysia pernah mengalami kerusuhan ras mematikan pada tahun 1969. (AFP)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/akhirnya-umat-katolik-malaysia-bebas-menggunakan-kata-%e2%80%98allah%e2%80%99/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunitas Keagamaan Rayakan Ultah Pusat Layanan Gereja</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/komunitas-keagamaan-rayakan-ultah-pusat-layanan-gereja</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/komunitas-keagamaan-rayakan-ultah-pusat-layanan-gereja#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 15:47:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[KAJ]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[pastor]]></category>
		<category><![CDATA[umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[Situs Berita Katolik – Bulir Kasih
JAKARTA- Umat Katolik dan organisasi-organisasi agama Budha baru-baru ini bergandengan tangan untuk mengadakan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat miskin sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-50 pusat pelayanan Gereja.
Wisma Samadi, pusat pastoral dijalankan oleh Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), selama 50 tahun telah  memperbolehkan komunitas agama lain dan denominasi Kristen untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Situs Berita Katolik – Bulir Kasih</strong></p>
<p><a href="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2009/12/berita-anda2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-382" title="berita katolik bulir kasih-ulang tahun pusat layanan gereja untuk umat katolik jakarta" src="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2009/12/berita-anda2.jpg" alt="" width="288" height="223" /></a>JAKARTA- <strong>Umat Katolik </strong>dan organisasi-organisasi agama Budha baru-baru ini bergandengan tangan untuk mengadakan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat miskin sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-50 pusat pelayanan <strong>Gereja</strong>.</p>
<p>Wisma Samadi, pusat pastoral dijalankan oleh <strong>Keuskupan Agung Jakarta (KAJ)</strong>, selama 50 tahun telah  memperbolehkan komunitas agama lain dan denominasi Kristen untuk menggunakan tempatnya untuk rapat dan konferensi.</p>
<p>&#8220;Samadi ini terbuka untuk siapa saja yang melakukan kegiatan keagamaan,&#8221; direktur pusat layanan gereja <strong>Pastor</strong> Albertus Sadhiyoko Rahardjo.</p>
<p>Berdasarkan pemikiran ini, Kelompok Karyawan Muda Katolik (KKMK), Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdhaki), Rumah Sakit St Carolus, dan Dewan Buddhis Indonesia menyelenggarakan acara kesehatan pada 20 Desember lalu. Program ini membantu lebih dari 600 orang miskin setempat, sebagian besar dari mereka beragama Islam.</p>
<p>Jasa pelayanan medis umum yang disediakan termasuk check-up, perawatan gigi dan akupunktur.</p>
<p>Andreas Pangestu, koordinator  KKMK, mengatakan program ini dimulai untuk membuat pusat layanan lebih dikenal, khususnya tetangga kami yang Islam.</p>
<p>Untung Suropati, 63, seorang pasien diabetes, memuji daya jangkauannya. &#8220;Saya benar-benar menghargai apa yang mereka lakukan. Hal yang baik di sini adalah bahwa layanan ini untuk semua orang, tanpa memandang agama,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Komunitas ini telah memberikan sebuah contoh, saya harap masyarakat lainnya juga akan melakukan hal yang sama.&#8221;</p>
<p>Delapan belas dokter, 18 dokter gigi, delapan apoteker dan empat perawat turut ambil bagian dalam acara ini.</p>
<p>Salah satu dokter, Harjastuti Chandito, seorang penganut Buddha, mengatakan dirinya  senang bekerja dengan para dokter Katolik, karena umat Budha dan Katolik berada dalam perahu yang sama, memberikan layanan sukarela bagi yang membutuhkan. Kami diajarkan hal yang sama, yaitu kasih, katanya.</p>
<p>Pastor Rahardjo mengatakan pusat layanan ini telah menyelenggarakan beberapa kegiatan Gereja internasional seperti Konferensi South East Asian Major Superiors (SEAMS) beberapa tahun yang lalu.</p>
<p>Dalam pelayanan kepada umat Katolik sendiri, pusat layanan ini telah difokuskan pada program seperti retret, rekoleksi dan pelatihan pastoral, ia menambahkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/komunitas-keagamaan-rayakan-ultah-pusat-layanan-gereja/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Misa Penyembuhan</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/misa-penyembuhan</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/misa-penyembuhan#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 05:57:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda Bulan Ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=438</guid>
		<description><![CDATA[Lokasi: Cirebon
Misa penyembuhan bersama Romo Rohadi dkk,
Hari/tanggal:  Sabtu, 16 Januari 2010
Waktu :  pkl 17.30
Tempat :  Gereja Bunda Maria Jl. Dukuh Semar &#8211; Cirebon Jawa Barat,
Misa ini juga didukung oleh Nugie.
Sumber:  Margaretha Kodekarja, Markus Trijoko
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lokasi: Cirebon</p>
<p>Misa penyembuhan bersama Romo Rohadi dkk,</p>
<p>Hari/tanggal:  Sabtu, 16 Januari 2010<br />
Waktu :  pkl 17.30</p>
<p>Tempat :  Gereja Bunda Maria Jl. Dukuh Semar &#8211; Cirebon Jawa Barat,<br />
Misa ini juga didukung oleh Nugie.</p>
<p>Sumber:  Margaretha Kodekarja, Markus Trijoko</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/misa-penyembuhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>To Be Light Of Jesus</title>
		<link>http://www.bulirkasih.com/433</link>
		<comments>http://www.bulirkasih.com/433#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 05:47:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bulirkasih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda Bulan Ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bulirkasih.com/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[
Lokasi: Surabaya
Malam Penyegaran Rohani PUKAT
Tema: TO BE LIGHT OF JESUS
Pembawa firman:
Romo Yohanes Lulus Widodo, Pr
(dari Palangkaraya)
Kesaksian dari Anak Cawan Getsemani
Tanggal: 13 Januari 2010
Waktu: Rabu 18:30 WIB
Tempat: Gedung CCS (Catholic Center Surabaya)
Jl Bengawan 3 Surabaya
Tanpa dipungut biaya
Sumber: Pukat
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/mprpukat.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-432" title="berita katolik bulir kasih-malam penyegaran rohani umat katolik pukat surabaya" src="http://www.bulirkasih.com/wp-content/uploads/2010/01/mprpukat.jpg" alt="" width="475" height="358" /></a></p>
<p>Lokasi: Surabaya</p>
<p>Malam Penyegaran Rohani PUKAT</p>
<p>Tema: TO BE LIGHT OF JESUS</p>
<p>Pembawa firman:<br />
Romo Yohanes Lulus Widodo, Pr<br />
(dari Palangkaraya)</p>
<p>Kesaksian dari Anak Cawan Getsemani</p>
<p>Tanggal: 13 Januari 2010<br />
Waktu: Rabu 18:30 WIB<br />
Tempat: Gedung CCS (Catholic Center Surabaya)</p>
<p>Jl Bengawan 3 Surabaya</p>
<p>Tanpa dipungut biaya</p>
<p>Sumber: Pukat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bulirkasih.com/433/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
